alangalangkumitir

Javanese Manuscripts

JAMUS KALIMO SODO


Papat kalima pancer merupakan sebuah wacana yang perlu terus kita gali dan kita renungkan plus bertukar fikiran dengan orang-orang tua kita yang sudah mumpuni baik dari ilmu tahid dan ilmu rasanya. Menurut petunjuknya papat kalima pancer itu pusatnya ada di PANCER (yaitu lubuk hati yang paling dalam) dan PAPAT-nya adalah unsur-unsur ilahi yang kita sendiri hak untuk mendapatkannya. Karena dengan menggunakan PAPAT itu kita bisa selalu ingat kepada Allah Subhanahu wata’ala sebagai penguasa alam semesta ini.


Papat yang pertama adalah nur-nya Allah (Nurullah=Cahaya dari Allah) bias dari asma-asma Allah dan sifat-sifat Allah, tanda dari PANCER-nya yaitu dalam segala sesuatu/ gerak gerik selalu BERSERAH DIRI kepada Allah dan pengakuan kita sebagai mahluknya merasa tiada daya secara ruhani dan tiada kekuatan secara jasmani kecuali hanya Allah yang memberikan gerah hidup dan kehidupan, dan berupaya untuk selalu meng-ibadahkan segala sesuatu untuk BERIBADAH kepada Allah memohon Ridho Allah, Rahmat Allah.


Papat yang kedua adalah NUR MUHAMMAD (cahaya syafa’at yang Allah cipta untuk Hambanya (Rasulullah) yang Allah mulyakan. setelah kita berserah diri kepada Allah lewat PANCER (lubuk hati yang paling dalam) ada sebuah kelembutan sebagai sebuah rahmat yang Allah berikan kepada mahluknya agar kita tunduk dan lemah lembut kepada Allah, selalu merasa sayang kepada apapun dan siapapun sebagaimana Rasulullah mempunyai perangai yang lembut dan berahlak mulia bagi semua mahluk.


PAPAT yang ketiga yaitu MALAIKAT sebagai kendaraan untuk membawa NURULLAH dan NUR MUHAMMAD tadi kedalam diri kita pada waktu kita berserah diri kepada Allah dan mengibadahkan segala sesuatu hanya untuk Allah dan fungsi malaikat ini untuk membantu memintakan permohonan ampun mendoakan kepada kita sebagai mahluk yang lemah, banyak berbuat dosa (karena manusia tempat salah dan lupa) dan nominal mereka tidak sedikit mendukung kita dalam beribadah kepada Allah.


PAPAT yang ke empat adalah KAROMAH yaitu berisi doa-doa dari para orang sholeh terdahulu (doa dari para Rasul-rasul, Nabi-nabi, dan para Auliya serta Sholihin yang telah mendahului kita) yang oleh allah diberikan kesempatan untuk membantu mendoakan segala hajat hidup kita dalam mengarungi kehidupan didunia sebagai bekal ibadah nanti kita setelah meninggal (akhirat).


Semoga Allah mengampuni kedua orang tua kita, keluarga kita, mengampuni kita, dan orang-orang yang mempunyai hak dan kewajiban atas kita yang seiman serta mengampuni sesepuh-sesepuh kita. Semoga Allah memberikan Taufiq dan hidayah kepada kita dan mereka dan semoga kita dan mereka semua dijadikan golongan dari hamba-hamba Allah yang sholeh.

ADABEBERAPA VERSI yang menginterpretasikan JAMUS KALIMOSODO.

1. ada yang menginterpretasikan 2 kalimah syahada

2. ada yang menginterpretasikan lahirnya pancasil

3. ada yang menginterpretasikan tokoh pewayangan pandawa lima, apakah semua nya salah? tentu tidak…karena  cara pandang setiap orang tidaklah sama.

Hal yang terpenting adalah jangan sampai kita kehilangan ISI/makna dari Jamus Kalimosodo sebagai orang yang berpengertian jawa yang mendapatkan warisan dari leluhur Jawa, pengertian jamus kalimusodo secara singkat adalah:


Istilah jamus kalimosodo terdapat dalam kisah pewayangan baratayudha, suatu jamus/surat yang ada tulisannnya tentang pengertian/kawruh. “barang siapa mendapat kawruh ini ia akan menjadi raja/mempunyai kekuasaan yang besa. kitab ini dimiliki oleh prabu yudistira(samiaji) yang selalu menang dalam peperangan dan akhirnya masuk surga tanpa kematian…memiliki dalam hal ini adalah bukan saling berebut tetapi saling berebut memiliki makna.


Arti Kalimasada terdiri dari beberapa bagian:

Ka= huruf/pengejaan Ka, Lima=angka 5, Sada= lidi/tulang rusuk daun kelapa yang diartikan Selalu, Jadi kelima ini haruslah utuh(selalu 5), Kelima unsur kalimasada teridiri dari:

1.KaDonyan(Keduniawian).

ojo ngoyo dateng dunyo yang arti singkatnya adalah jangan mengutamakan hal-hal yang bersifat duniawi, kebutuhan duniawi kita kejar tapi jangan diutamakan.

2.   Ka Hewanan ( sifat binatang).

ojo tumindak kaya dene hewan, cotoh:asusila. amoral, tidak beretika dll.

3.   KaRobanan.

Ojo ngumbar hawa nafsu yang arti singkatnya jangan memelihra hawa nafsu…nafsu itu harus dikendalikan.

4.   Kasetanan.

Ojo tumindak sing duduk samestine yang arti singkatnya jangan bertindak yang tidak semestinya alias gengsi, sombong( ingin seperti Gusti), menyesatkan, berbuat licik dll.

5.   KaTuhanan.

artinya kosong

Gusti Allah iku tan keno kinoyo ngopo nanging ono yang artinya Gusti Allah tidak dapat diceritakan secara apapun tapi toh ada. Gantharwa adalah salah satunya yang diberikan “pusaka” mewarisi warisan dari leluhur Jawa. Pengertian Asli dari jamus kalimosodo diatas adalah isi murni dari pengertian sebenarnya..setiap orang boleh membungkusnya dengan bungkus apapun tetapi jangan sampai kehilangan makna aslinya, karena pengertian diatas adalah pengertian sebenarnya dari jamus kalimusodo.

About these ads

54 Comments

  1. WK

    Yen ora ngerti ojo asal buka suara ….!!!!!

  2. Saudara pemdun…apa maksud anda berprakata…demikian…dg maksud apa anda mencerca ,,,menghina…Rosullullah…apakah anda sudah bercermin pada diri anda sendiri siapa anda..?
    anda itu hanya segumpal darah yg diberi kehidupan yg skg menjadi anda..
    kalau mungkin saat ini anda masih bernafas..kesombongan anda hanya sebatas mata anda
    memandang..kebutaan mata hati anda jangan sampai membutakan mata anda sendiri..

  3. MULYO

    Nganti saiki aku oleh akeh sesebutan kanggo dzat kang sajuga, yoiku Gusti Allah. Dzat kang “tan kinaya ngapa”. Pangertene manungsa marang Pajenengane prasasat mung satitik lebu ing gurun wedi malah kepara kurang. Senajan mung satitk nanging yen diamalake kira kira wis bisa gawe urip bebrayan ini “endah”. Sak bisa bisa pada angasihana marang sapepadane titah ing alam donya lan isine kabeh, suka pepiling supaya tumindak utama lan nyingkiri panggawe ala. Netepi agama kang rinasuk lan ngurmati sedulur kang ngugemi agama pilihane. Pasulayan kang timbul sajake ora perkara bedane agama kang rinasuk, nanging disababake saka egone dhewe dhewe. Sebab Gusti Allah disembah kuwi asipat welas asih lan nadyan ora paham kanthi jero nanging yakin yen kabeh agama iku ngakon marang tumindak welas asih. Wasana nyumanggakake.

  4. danang

    jangan ribut gara2 satu letupan kecil, ojo ewuh kro ndunyo…wis ojo dgowo ati

  5. sabranglor

    komentare podho nggoreg ake langit….mugo2 runut kalawan ikhlase ati. mung ngelingake ora perlu maido sapodo-podo ng kene majlis…

  6. jalmo

    salam……semoga kita dilindungi oleh zdat yg maha agung…

  7. Kyiai sundul langit

    Awaludin makrifattullah…
    Man arofa nafsahu-man arofa robbahu.. (awal beragama mengenal allah) siapa yg mengenal dirinya akan mengenal allah.. Komentar kakang2 smua tidak mendasar.. N hasil dari pd nafsu kakang2 smata… KALIMA SODO yo 2 kalima syahadat/persaksian.. Akan ketauhidtan dan kerosulan…kakang2 hrs lah mencari ilmu nya..datang kepada guru yang kamil mukamil br kakang2 smua paham jgn cm menganalisa dgn pikiran sendiri…cari d daerah tegal ada mursid yg dpt menerangkan nya(ilmu syahadat)

  8. rian

    nuwun..nuwun.nuwun

  9. Revona Yulianto

    urun pandangan,jika tidak salah bawaasanya Jamus Kalimo Sodo jika digambarkan ibarat telapak jari tangan kita baik kiri maupun kanan, pembuktian pekerjaan apapun oleh siapapun dan dimanapun penyelesaian akhir adalah tangan kita. mari kta gali misterinya, Tuhan YME dengan segala ciptaaNYA,yang dimulayakan adalah manusia diberinya otak yang penuh misteri dan kekuatan,diberi segala kebutuhan baik didarat laut dan udara,juga diberinya cara penggunaan bertahap,namun kita terkadang sulit mencerna bahkan terkadang bingung ? Mengapa Tuhan YME menurunkan banyak Nabi dan Agama,menunjukan Sifat Tuhan maha Demokrasi ! Tinggal kita bagaimana meramu untuk menuju kemudahan dalam mengarungi kehidupan menuju akhir,apakah kita sudah berbekal atau siapkah menuju akhirat ? Penelitian selama hidupku coba menguak misteri rahasia Tuhan YME terbentang.Mari kita buka jari tangan kita terdiri lima KALIMO jari berbentuk seperti lidi/SODO,dimana berfungsi telah kita ketahui namun makna tersimpan adalah; 1.simbol Ibu jari, sejatinya mengandung ajaran Nabi Muhammad SAW,yaitu BACA/IQRO dimana sebagai pembuka segala permasalahnan dengan syarat paham betul persoalanya.2. Simbol jari telunjuk. adalah mengandung ajaran Nabi ISA SAW yaitu Kasih terkadung dalam hati kita yang tidak bisa bohong,artinya setelah membaca?IQRO permasalahan kita harus paham menjiwai dengan benar. 3.Simbol jari Tengah menunjukan kedudukan paling tinggi sesuai sifat Tuhan YME bawasanya ada adanya adalah ajaran agama Kepercayaan,artinya setelah mebaca/iqro dengan benar dan paham menjiwai kita percaya bawasnya Tuhan YME melihat kita. 4.Simbol jari Manis tempat ikatan cicin sakral sepakat, mengandung ajaran agama Hindu yaitu Dharma/ kebajikan,artinya setelah membaca dngan benar masalah paham menjiwai untuk solusi kita percaya Tuhan Adanya kita harus berbuat solusi yang terbaik. 5. Simbol Jari Kelingking,mengandung ajaran agam Bhuda yaitu Kharma Phala/hasil akhir,artinya prodak keempat jari dimanajemen menghasilkan prodak hasil akhir terbaik,terganttung berangkat awalnya. Sering orang mengatakan Jamus KALIMO SODO adalah gaman/senjata Pamungkas maha sakti betul adanya, cobalah diri kita melakukan olah raga bhatin dan pernafasan dengan benar lalu dipusatkan tenaga dalam pada tangan kita terpusat apa hasilnya buktikan sendiri untuk paham kesaktianya.bawasanya Kalimo Sodo adalah ROH dari Filosofi PANCASILA sangat tepat pendiri NKRI meletakan dasar berpinjak untuk hidup bersama saling mengikat bahu membahu menuju TOTO NOGORO GEMAH RIPAH AYEM TENTREM KERTA RAHARJA LOH JINAWI, ketika bangsa NKRI sadar paham menjiwai melaksanakan kehidupan berdasarkan Filosofi Pancasila dan mampu menghidupkan dengan Kalimo Sodo. Sebbenarnya gabungan Kaliomo Sodo dengan Pancasila mengandung hukum keseimbangan untuk apapun siapapun dimanapun, dengan rumus,( Min + Plus = 0 ) Penggunaanya adalah cobalah terapkan ditubuh kita 0 kita rubah menjadi nilai 10 =sukses. = Plus /kelebihan diri kita berapa bisa digali umpama ketemu 7 + Min/kekurangan kita apa berapa misal nilai 3, kita rubah menjadi nilai Plus/positip, maka hasil akhir adalah 10/Sukses. demikian sekilas urun pandanga untuk disambung lagi terima kasih.

  10. angga

    nisfu kumoro Berkata:
    September 18, 2010 pukul 3:01 am | Balas

    kulo seneng kaleh petikan kang alang alang kumitir

    Aja ndarbeni pepenginan dadi wong kang luwih kang ngandhut idham-idhaman supaya sarembuge diendel wong akeh. Luwih prayoga tansah njaga bae marang rembukira kanthi becik, petitis lan maedahi. Karo maneh tindak-tanduk kang ngresepake, luwih-luwih kang bisa aweh paedah marang wong liya iku ajine ngungkuli sakehing pitutu…r kang ndakik-ndakik nanging kang durung kebukten ananing panindak. Mula kuwi tansah udinen amrih wetuning rembug tansah keplok lumah kurep karo tindake.
    # Asto buwono Berkata:
    Agustus 22, 2010 pukul 2:49 pm | Balas
    revona yulianto Berkata:
    Januari 23, 2010 pukul 3:34 am | Balas

    urun rembug, melalului proses panjang 20 tahun mencari makna dari pada KALIMMO SODO, perlahan-lahan terkuak melalau media bantu Firman Tuhan YME, tertulis di Al Kitab/Al Quran atau buku sejarah dan terbaca dari proses alam semesta. Bawasanya Kalimo Sodo itu terdiri dari pada telapak jari tangan kita, mengandung roh agama apapun, dan sejatinya adalah roh untuk menghidupkan filosofi Pancasila. adapun pemahamannya sebagai berikut : 1. Simbol Ibu jari, adalah langkah pertama modal awal, mengandung ajaran Utama Nabi Muhammad SAW yaitu IQRO, Bacalah sebagai pembuka pemahaman untuk paham membaca masalah.
    2. Simbol jari telunjuk, kiasan petunjuk intruksi dengan hati nurani sebagai penimbang pemahaman baca permasalahan untuk tindak lanjut, mengandung utama Nabi Isa SAW yaitu KASIH adanya artinya kasihinilah apapun siapapun dimanapun. 3.Simbol jari tengah lebih tinggi, mengandung ajaran agama Kepercayaan siapapun apapun dimanapun, bawasanya TUHAN YME Maha segalanya, sebagai bukti adil tempatnya ditengah. 4. Simbol jari manis, simbol tempat janji cicin manis ikatan hidup mengikat sepakat untuk saling membina melindungi menuju hidup akhir penuh DHARMA tindak tanduk keseharian, mengandung ajaran agama Hindhu, yang utama tanpa kompromi. 5. Simbol jari kelingking, kiasan terkecil berfungsi kontrol hasil akhir dari pada 4 item diatas, mengandung ajaran agam BHUDA. jika dijlentehkan bentuk jari tangan kita,kami kamu, adalah memiliki lima jari yang berbentu seperti lidi/sodo, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa jari tangan kita,kami,kamu adalah KALIMO SODO. utntuk menghidupkan kita,kami kamu, harus berani membaca apapun siapapun dimanapun untuk menghidupkan jiwa agar menjiwai supaya tidak sakit jiwa. setelah mampu memahami maka akan muncul pemahaman lanjutan menuju Manajemen Berkah utntuk terapan hidup keseharian menuju hidup ayem tentrem gemah ripah loh jinawi kertaraharja penuh berkahNYA,amin. kebenaran hakiki adalah milikNYA, manusia hanya mampu belajar mendekati kebenaran sesuai tingkat kecerdasan zaman hidup kondisi berproses.
    Rambu rambu. 1.Aja kurang pamariksanira lan den agung pangapuranira 2.Agawea kabecikan marang sasamanira tumitah,agawea kabecikan sukaning manahe sesamaning jalma 3.Atapna geniara.Tegese den teguh yn krungu ujar olo 4.Elingo marang kang murbeing jagad oja pegat rino lan wengi. 5Wong amrih rahayuning sasama nira ,sinung ayating pangeran

    mg saged dados pepiling kita sedaya

  11. nisfu kumoro

    kulo seneng kaleh petikan kang alang alang kumitir

    Aja ndarbeni pepenginan dadi wong kang luwih kang ngandhut idham-idhaman supaya sarembuge diendel wong akeh. Luwih prayoga tansah njaga bae marang rembukira kanthi becik, petitis lan maedahi. Karo maneh tindak-tanduk kang ngresepake, luwih-luwih kang bisa aweh paedah marang wong liya iku ajine ngungkuli sakehing pitutu…r kang ndakik-ndakik nanging kang durung kebukten ananing panindak. Mula kuwi tansah udinen amrih wetuning rembug tansah keplok lumah kurep karo tindake.

    mg saged dados pepiling kita sedaya

  12. Setuju kaleh pendapatipun kangmas Lam Wau….

  13. Rambu rambu. 1.Aja kurang pamariksanira lan den agung pangapuranira 2.Agawea kabecikan marang sasamanira tumitah,agawea kabecikan sukaning manahe sesamaning jalma 3.Atapna geniara.Tegese den teguh yn krungu ujar olo 4.Elingo marang kang murbeing jagad oja pegat rino lan wengi. 5Wong amrih rahayuning sasama nira ,sinung ayating pangeran

Trackbacks

  1. KENDALISADA » Blog Archive » Jamus Kalimo Sodo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: