alangalangkumitir

Javanese Manuscripts

TERKEBIRI



Wahai Leluhur, Kakek, Ayah, Bapak dan Ibu semua
Kau janjikan aku dunia dan nirwana
Tapi….. betapa berat perjalanannya
Tak sanggup rasa ini untuk melanjutkan

Begitu banyak pengorbanan yang harus ku pikul
Hingga tak kuat lagi berjalan
Sampai kapan…….. bisa berhenti
Aduh………. Ini semua bukanlah mimipi

Rasa marah dan kecewa tlah bercampur
Tapi engkau selalu mebisu
Tak pernah lagi bertutur tentang janji
Salahkah bila menagih yang kau janjikan

Karena kemauanmu semua jadi kacau
Keinginan dan hasratku tak lagi terwujud
Bila ku bertanya selalu bilang nanti
Padahal duka dan lara sudah kujalani

Hannya kesabaran dan pengorbanan yang kau minta
Padahal pedih dan sakit yang kurasa
Tidakkah engkau punnya rasa belas kasih
Mungkin hannya megatruhlah obat itu

Pengorbanan harta, jiwa dan raga tlah ku lakukan
Tapi tak pernah membuat semua puas
Sebaliknya hak-hak ku selalu dikebiri
Hannya kewajiban yang selalu dia minta

Syahwat dan rasa memiliki tak pernah kudapat
Puasa puasa dan puasa yang kulakukan
Keindahan dunia dan semesta tlah sirna
Mungkinkah aku jadi orang yang rugi

Kaukatan semua beban ada dipundakku
Padahal ku tak sanggup lagi memikul
Berikanlah hak-hakku supaya bergembira
Agar tugas dan kewajiban berjalan denganseimbang


By Ali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: