alangalangkumitir

Javanese Manuscripts

HAKEKAT TITIK


Apabila,
Ma’rifat adalah penyaksian akan Allah,
Hakekat adalah ikhlas,
syukur dan sabar sebelum penyaksian Allah,
Tarekat adalah jalan pengosongan sebelum hakekat,
Syari’at adalah dalil kehidupan dalam menghormati eksistensi-eksistensi lain.

Maka,
Syari’at adalah bagaimana mewujudkan penyaksian akan Allah,
Tarekat adalah bagaimana dalam kehidupan senantiasa mengingatnya,
Hakekat adalah bagaimana ikhlas,
syukur dan sabar dalam kehidupan,
Ma’rifat adalah implementasi kehidupan dalam penyaksian dan menyaksikan-Nya.

Apabila,
Syari’at adalah bagaimana mewujudkan penyaksian akan Allah,
Tarekat adalah bagaimana dalam kehidupan senantiasa mengingat-Nya,
Hakekat adalah bagaimana ikhlas,
syukur dan sabar dalam kehidupan,
Ma’rifat adalah implementasi kehidupan dalam penyaksian dan menyaksikan-Nya.

 

Maka,
Ma’rifat adalah penyaksian akan Allah,
Hakekat adalah ikhlas,
syukur dan sabar sebelum penyaksian Allah,
Tarekat adalah jalan pengosongan sebelum hakekat,
Syari’at adalah dalil kehidupan dalam menghormati eksistensi-eksistensi lain.

 

Apabila dan Maka,
Bersatu dalam Titik,
Titik itu adalah Allah,
Syari’at-Tarekat berawal dari Titik,
Hakekat-Ma’rifat berakhir di Titik.

 

Billahu,
Fillahu,
Bi Idznillahu,
Minallahu,
Allahu,
Titik.

63 Comments

  1. titik

    titik.

    garis adalah beberapa atau banyak titik yang saling berdekatan dan saling menyatu dengan arah yang lurus.

    huruf pun demikian. rangkaian titik bisa menjadi garis atau huruf, karena titik titik tersebut sangat berdekatan dan saling mengisi sesuai kebutuhan si garis atau kebutuhan bentuk huruf.

  2. titik

    @ atau a (dalam kurung) yang mas tulis itu isinya.

    awal mas menulis huruf a dengan pena adalah mas MustWay menekan sebuah titik lalu dilanjutkan dengan goresan lain sehingga menjadi huruf a tsb.

    @bgmna bsa kita sebut kosong klo kita ada d dalamnya..
    yang ada di dalamnya itu ya bukan mas sebenarnya. mas itu ya hanya menyaksikan, tangan, kaki, mata adalah saksi akan kehidupan mas saat ini. Coba saja suruh tangannya berhenti bergerak, apa bisa ?

  3. kulo kawula

    iya, benar.
    sepertinya penjelasan mas opojaregusti inilah yang cocok menurut saya.

    tinggal pelaksanaannya saja, mudah-mudahan saya bisa melaksanakan sholat yang sebenar-benarnya sholat.

    menjadi manusia yang sebenar-benarnya manusia. mencari ilmu yang sebenar-benarnya ilmu.

    “henang, hening, cipta, rasa.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: