alangalangkumitir

Javanese Manuscripts

SULUK PRATINGKAHING SHALAT (bagian 04)


Syahadat-01Angandika Nabi kang sinelir, angrasani jenenge wong salat, arep weruh Pangerane, kelawan ora weruh, siya-siya dennya nglampahi, pertingkahe wong shalat, den weruh sadennya nglampahi, pertingkahe wong shalat, den weruh satuhu, weruhe kadi punapa, yen weruha sameleke dadi kapir, pan ora werna rupa.

Terjemahan :

Berkata Nabi yang terkasih, membicarakan orang yang shalat, hendak mengetahui Tuhannya, (jika) tidak mengetahui maka sia-sialah salat yang dilakukannya, tingkang laku orang shalat, (ingin) mengetahui sesungguhnya, mengetahui seperti apa, jika mengetahui seperti mata melihat maka jadilah ia kafir, (karena Tuhan itu) tanpa warna tanpa rupa.

Lamun ora weruh ing Hyang Widhi, yekti wuta benjang neng akherat, arep weruh ing semangke, yogya sami nggegurua, ing pagawruh kang sejati, pratingkahe wong shalat, ya weruh satuhu, jenenge asalat tunggal, tunggal wujud kawula kelawan Gusti, kang dadi kenyatan.

Terjemahan :

Jika tidak mengetahui Tuhan, sesungguhnya akan buta besok di akherat, hendak mengetahui nantinya, maka carilah seorang guru, tentang kawruh sejati, tingkah laku orang shalat, harus tahu benar, perihal shalat tunggal, tunggal wujud hamba dan dan Tuhan, yang menjadi kenyataan.

Weruhipun kawula Gusti, jeneng niyat kang tigang perkara, qasdu takrun lan takyine, weruhe bedanipun, niyat iku sawiji-wiji, qasdu ingkang panedya, ingkang niyat iku, dudu bangsa lan suara, ingkang ngadeg sujud rukuk kang rekangat, tan kena kaleru, takyine kang kaping tiga, nyatakken wektu Subuh lan Maghrib, klawan Ngisake pisan.

Terjemahan :

Mengetahui hamba dan Tuhan, niat tiga hal, qasdu takrun dan takyin, ketahuilah perbedaannya niat yang tiga itu satu-persatu, qasdu adalah permohonan, niat itu bukan jenis dan ucapannya, berdiri rukuk dan sujud itu juga bukan niat.

Ping kalih takrun kang gumanti, lungguhira bakdane rakangat, papat lawan tetigane, ing Ngasar lan Subuh, dipun awas sawiji-wiji, jenenge kang rekangat, tan kena kaleru, takyine kang kaping tiga, nyatakken wektu Subuh lan Maghrib, klawan Ngisake pisan.

Terjemahan :

Yang kedua, takrun yang menggantikan, dudukmu stelah rekaat, yang keempat atau ketiga, dalam waktu Ngasar atau Subuh, pahamilah satu-persatu, menghitung rekaat tidak boleh keliru, takyin yang ketiga, menyatakan padaSshalat Subuh, Magrib dan Isya.

Yen nganggoa qasdu takyin, tan sampurna shalate wong ika, yen ora nganggo kepriye, pan batal salatipun, niyat iku jenenge wajib, tan kena tinggal, iya ingkang tetelu, yen lamun meksih nganggoa, qasdu takrun kelawan takyin puniki, shalate tan sampurna.

Terjemahan :

Jika (tidak) memakai qasdu takyin,  maka salatnya orang itu tidak sempurna, jika tidak memakai bagaimana, apakah batal shalatnya, niat itu adalah yang wajib, yang tak boleh ditinggal, sedangkan ketiganya, qasdu takrun dan takyin itu, jika tak dipakai shalatnya tidak sempurna (tetapi tidak batal).

Waler sengker pocapan puniki, kang satengah nora duwe duga, dene ayuh bebasane, nggeguyu peksa weruh, pangucape, pegel kena ati, tan kena den kalahena, padune wong bingung, kudu ngajak kakerengan, kang saweneh ngaku yen bisa tapsir, katungkul ngudi sastra.

Terjemahan :

Nasehat ini adalah nasehat yang terlarang, yang sebagaian jangan sampai kurang pertimbangan, peribahasanya menertawakan memaksa (orang yang) hendak tahu, perkataannya menyakitkan hati, tak bisa dikalahkan, justru (sebenarnya) itu orang yang bingung, ingin mengajak pertengkaran, dan menyombongkan kalau bisa ilmu tafsir, (tapi) terlalu mementingkan nilai susastranya.

Atakona ingkang padha mukmin, jeneng kawruh sejatine shalat, den weruh pisah kumpule, pundi kang mukmin tuhu, iya iku ingkang ngawruhi, sejatine wong shalat, pisah kumpulipun, dudu shalate kawula, sejatine kanugrahaning Hyang Widhi, kang tiba mring kawula.

Terjemahan :

Bertanya pada orang mukmin, tentang pengertian shalat, ketahuilah berpisah dan berkumlpulnya, siapakah orang mukmin sebenarnya, yaitu orang yeng mengetahui, kesejatian shalat, dan berpisah bersatunya (hanba dan Tuhan), shalat itu bukanlah shalat hamba, melainkan anugrah Tuhan yang melimpah pada hamba.

Ingkang tinggal shalat mapan wajib, wus sampurna ingkang tinggal shalat, yogya apa pangawruhe, lamun tan kaya iku, siya-siya dennya nglampahi, angel jeneng shalat, manawa kaleru, dwn dalih atinggal pisan, bebayane aninggal shalat sejati, pan wajib linakonan.

Terjemahan :

Yang meninggalkan shalatyang  wajib, dan yang sudah sempurna “meninggalkan shalat”, seperti apa perbuatannya, jika tidak tahu sia-sia olehnya menjalani, sulit memahami shalat, jangan sampai keliru, dikiranya sudah bersatu (padahal belum), bahayanya meninggalkan shalat sejati, yang wajib dilakukan.

Lamun tinggal shalat apan kapir, nora kena mayite dinusan, wong mati bangka hukume, kelawan malihipun, nora tinggal lan bukti, ingkang tinggal shalat, iku janjinipun, lawan malih nora apsah, anembeleh angrusak kalimah kalih, iya wong atinggal shalat.

Terjemahan :

Jika meninggalkan shalat adalah kafir, tak boleh mayatnya dimandikan, itu adalah orang yang mati tidak sempurna, tidak berhak meninggalkan bukti, itulah orang yang meninggalkan shalat, itulah janjinya, dan lagi tidak absah menyembelih (karena) telah mrusak kalimah dua (syahadat), itulah orang yang meninggalkan shalat.

Bersambung………………

…………………………….
Nuwun
Alang Alang Kumitir.

10 Comments

  1. farhan

    bagaimana cararanya sholat? apakah seolah2 tuhan di hadapan kita?

  2. Masihkah ingat dengan firman ALLOH dimana kamu ingat AKU di situ aku ingat kamu,dan kitapun di suruh minta ; qudu’uni astajibnakum ; mintalah kepadaku niscaya kukabulkan do’a kamu,,,,,jadi kesimpulanya mari kita belajar mengqaji setiap detak jantung kita dengan alunan asma’…Alloh…Alloh….Alloh 24 jam non top dengan tidurpun dzikir ….. marilah sama kita yaqini cara yang sederhana ini Insa’Alloh tambah keyakinan kita dengan ALLOH tak bisa dirubah keyakinan kita kecuali kita pulang kerahmatuloh

  3. setiap insan manusia punya keinnginan asal disertai dengan tingkah dan laku kita sehari hari,karna dengan laku lampah yang baik disertai dengan kasih sayang kepada siapa saja teru tama pada ALLOH-MUHAMAD-BAPAK-IBU akan membawa diri kita kepada izzaarodha seeiian yaaqulaalahu kun fayakun
    karna laku lampah itu mencerminkan ahklak yang lahir dari qolbu,makaorang yang telah sampai pada maqrifattuloh tidak banyak bicara,yang ada dalam pikirnya kosong kalau mau di pakai baru masuk kalam kalam alloh punya tujuan satu sempurna wujud kembali pada alloh.
    # kurang lebihnya mohon maaf,masih banyak langkah-langkah
    yang harus kita perbaiki walau kesalahan mendengar sekalipun itu juga kesalahan *
    trimakasih

  4. bani

    Saat aku memandang danau
    disana ada wajah
    gunung terang menjulang
    ketika kupandang laut
    jelas adanya bayang
    awan mega berhamburan
    takala kulihat langit
    disana ada wajah
    wajahmu
    wajahku
    wajah itu menutup bintang
    wajah itu juga menutup matahari
    ketika wajah wajah itu berlalu
    maka bayang danau dan laut berlalu
    karena airnya tidak disana
    juga tidak ada disini
    tidak dimana mana
    sebagaimana adanya hawa
    dalam nafas….
    mutlak
    tanpa rasa

  5. koeswa

    sangat baik bila di telaah

  6. koeswa

    sangat baik bila di telaah lebih jauh lagi
    dan saya sangat tertarik

  7. Trimakasih untuk teman-temaku semua
    *Kang Boed,
    *Kang Joko,
    *kang Iyon.

    Untuk mencapai derajad yang tinggi dalam hal manembah kepada Allah haruslah kita butuhkan pengorbanan dan pengabdian yang tulus dan tampa pamrih, karena kenyataannya Allah tidak pernah berhutang pada Manusia. Hanya dengan keinginan yang kuat serta tekad batinnya yang suci keridhoan dapat kita raih.

    *Kang iyon
    mungkin yang dimaksud ” Kawula Gusti” artnya HAMBA DAN TUHAN

    Nuwun.

  8. kaulo gusti itu apa

  9. Koleksi Foto Masjid Eropa Yang Luar Biasa

    Berada di benua eropa, Islam tetap tumbuh dan berkembang di kawasan itu.
    Walaupun menjadi Minoritas Di Kawasan Eropa, Umat Muslim tetap memiliki
    Masjid – Masjid yang luar biasa dengan corak arsitektur yang berbeda dengan
    Masjid pada umumnya di Kawasan Timur Tengah maupun Asia.
    Berikut ini koleksi Foto Masjid yang berada di Inggris, Belanda, Belgia, Perancis,
    Spanyol dan Italia.
    Dapat di Download di http://www.ziddu.com/download/5155299/Koleksi_Foto_Masjid2_Eropa.zip.html

  10. KangBoed

    Manusia itu identik dengan apa yang dicintainya *SESEMBAHANNYA*… semua akan terekam dalam bathinnya dan mewujud dalam perilakunya… maka tiadalah arti munafik dan mengaku ngaku… karena para penyembah Sejati terliputi oleh Cinta dan Kasih Sayang… sebagai perwujudan dari sifat ARRAHMAN dan ARRAHIM…
    Salam Sayang
    Salam Rindu.. untukmu..😆

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: